detikNews
Rabu 21 Mei 2014, 10:32 WIB

Pengunjung Pantai Boom Dibatasi Jadi Penyebab Penyu Rajin Bertelur

- detikNews
Pengunjung Pantai Boom Dibatasi Jadi Penyebab Penyu Rajin Bertelur penyu-penyu bertelur di Pantai Boom Banyuwangi/Ardian Fanani
Banyuwangi - Menikmati pemandangan malam di Pantai Boom Banyuwangi saat ini memang mengasyikkan. Selain melihat kelap-kelip lampu di Pulau Bali yang mempesona, jika beruntung pengunjung bisa melihat penyu bertelur.

Sejak April, sudah ada 7 ekor penyu mendarat dan bertelur di kawasan Pantai Boom. Kawasan yang jarang disambangi penyu itu, sebenarnya dulu tempat favorit hewan langka ini bertelur. Namun seiring dengan padatnya hunian dan pengunjung di pantai paling ujung timur Pulau Jawa ini, membuat enggan penyu mendarat.

"Di sini dahulu tempat penyu bertelur. Tapi semenjak ramai penduduk dan pengunjung, jarang ada penyu bertelur, bahkan sampai tidak ada malahan. Kini mulai lagi ada penyu mendarat sudah ada 7 mulai April lalu. Terakhir kemarin malam jam 7," ujar Pembina Banyuwangi Sea Turtles Foundation (BSTF) Banyuwangi, Wiyanto Haditanojo, kepada detikcom, Rabu (21/4/2014).

Dari 7 sarang yang ditemukan, kebanyakan penyu lekang (abu-abu) yang mendarat dan bertelur. Kemudian telur tersebut dipindahkan ke tempat penangkaran milik BSTF, tak jauh dari tempat penyu bertelur.

"Warga di sini yang biasa menemukan langsung kontak saya dan temen-temen BSTF. Kita langsung berkoordinasi dengan BKSDA untuk melakukan penyelamatan telur penyu dan kita bawa ke penangkaran," tambahnya.

Menurut pria yang biasa dipanggil Wiwit ini mengaku, adanya pembatasan pengunjung di Pantai Boom Banyuwangi, membuat penyu yang dulunya tidak mau mendarat, sekarang sudah mulai lagi mendarat. Selain itu, berkurangnya sampah di perairan dan kawasan pantai Boom, juga menjadi daya tarik bagi penyu untuk mendarat dan meneruskan generasinya di pantai ini.

"Kita wajib berterima kasih kepada pak bupati yang peduli dengan Pantai Boom. Pantai ini kembali bersih dan imbasnya penyu bertelur kembali di Pantai Boom," tandasnya.

Sejak April lalu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melakukan pembenahan di Pantai Boom Banyuwangi. Selain pembenahan, Bupati Anas juga membersihkan Pantai Boom dengan sampah-sampah yang selalu berserakan. Bahkan pembersihan pantai ini tidak hanya dilakukan di pantai saja, tapi juga dilakukan dari hulu hingga hilir sungai Kali Lo yang bermuara di Pantai Boom.

"Adanya kebersihan pantai akan membawa kehidupan. Dan kami berkomitmen untuk menjadikan pantai Boom sebagai destinasi wisata baru. Mengenai penyu bertelur, kita akan jaga dan merangkul masyarakat untuk tidak mengganggu," ujarnya pada detikcom.


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com