Hasilnya, petugas menjaring 16 PSK sebagian besar wajah baru. Razia gabungan digelar di sejumlah warung remang-remang di dua titik di wilayah Kabupaten Mojokerto. Yakni di Desa Awang-Awang, Kecamatan Pungging dan Desa Randu Bango, Kecamatan Mojosari.
Mereka biasa mangkal di warung remang-remang yang menyediakan tempat bagi pria hidung belang.
"Selain untuk menegakkan perda nomor 2 tahun 2013 tentang ketertiban umum, juga untuk mengantisipasi rencana penutupan lokalisasi di Surabaya agar jangan sampai PSK lari ke wilayah kami," jelas Kadinsos Kabupaten Mojokerto, Hariyono kepada wartawan, Selasa (20/5/2014).
Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan seorang PSK di salah satu warung remang-remang di Desa Awang-awang. Seorang PSK lari tunggang langgang saat melihat petugas mendekati warung tempatnya mangkal. Namun wanita bertumbuh gemuk ini, akhirnya bisa ditangkap petugas.
Selain menjaring belasan PSK, razia gabungan kali ini juga menjaring 9pengemis jalanan. Baik PSK maupun pengemis, akan menjalani pemeriksaan kesehatan di kantor Dinsos Kabupaten Mojokerto.
"Akan kita lakukan tes kesehatan mereka, kemudian kita dalami bakat dan minat mereka. Nantinya kita sesuaikan dengan keterampilan yang akan kita berikan, untuk mengentaskan mereka dari pekerjaan saat ini," pungkas Hariyono.
(fat/fat)











































