Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di tengah kerumunan pedagang menyatakan apresiasinya terhadap kerjasama para pedagang. Pasalnya, pasar yang berada di Kelurahan Kepatihan itu sudah puluhan tahun sulit ditata.
Dan kini setelah 3 tahun pihak Pemkab Banyuwangi melakukan dialog dengan sejumlah kelompok pasar, para pedagang mulai kompak menata lapak jualannya dan bersedia berjualan di tempat yang telah disediakan di dalam pasar.
"Pakaian jas lengkap ini blusukan ke pasar memang kita sengaja sebagai bentuk apresiasi. Ini menunjukkan kalau pasar bersih juga nyaman. Pasar ini sudah puluhan tahun sulit ditata, setelah 3 tahun kita dialog tanpa timbul gejolak sekarang mulai tertata," ujar Bupati Anas saat ditemui detikcom di salah satu lapak buah lokal milik pedagang, Selasa (20/5/2014).
Bupati Anas yang ditemani istri saat mengunjungi pasar juga menyempatkan diri berbelanja kebutuhan sehari-hari. Tidak sedikit pedagang yang tidak sungkan menawarkan dagangannya kepada orang nomor satu di Banyuwangi itu. Tentu saja kesempatan itu juga digunakan untuk menampung aspirasi rakyatnya terkait kelayakan pasar.
Usai kunjungan singkat itu, Bupati Anas menyatakan jika hasil dialog dengan pedagang pasar itu menunjukkan jika sekitar 80 persen responden mengaku puas dengan kondisi pasar saat ini dan sisanya menyatakan tidak puas.
Dari hasil dialog itu tentu akan dikaji kembali dan Bupati Anas berjanji memberikan dukungan agar ke depan pasar tradisional itu menjadi lebih nyaman. Langkah itu dilakukan agar arus perputaran ekonomi dari sektor mikro bisa berkembang seiring percepatan pembangunan.
"Kita akan benahi kekurangan pasar tradisional ini supaya pasar bisa lebih nyaman lagi. Saya lihat tadi masih ada satu dua pedagang yang masih jualan di luar mereka juga butuh penyesuaian. Tidak apa-apa, bertahap saja," imbuhnya.
Pantauan detikcom di seputar Pasar Banyuwangi di Jalan Susuit Tubun itu terpantau menunjukkan perubahan. Jika dulu kawasan ini merupakan tempat yang rawan macet, terutama saat jam berangkat kantor. Puluhan pedagang yang tak mau diatur berjejal keluar trotoar pasar dan membuat badan jalan semakin sempit. Belum lagi sampah yang ditinggalkan para pedagang saat jam berjualan usai membuat bau tak sedap merebak kemana mana.
Namun kini pemandangan itu berangsur angsur sirna. Pasar Banyuwangi mulai berbenah, pagar pembatas dihiasi pot tanaman mulai berjejer rapi. Kemacetan pagi hari diseputar pasar juga mulai terurai. Kenyamanan dan keamanan parkir bagi pengunjung pasar juga sudah disediakan. Meski begitu, tentu masih banyak fasilitas di dalam areal pasar yang perlu ditambah.
Terkait fasilitas kebersihan seperti tempat sampah, gerobak serta truck sampah, Bupati Anas langsung menginstruksikan supaya fasilitas itu ditambah. Untuk kerjasama mengatur kebersihan, ia meminta masing-masing los pasar miliki koordinator agar kebersihan bisa diatur dan dijaga bersama.
"Dari depan sudah kita tanami tumbuhan supaya lebih rindang. Tempat sampah yang masih minim kita akan tambah dan masing-masing los punya koordinator untuk membersihkan. Kita akan support terus kebutuhan apa yang perlu ditambah untuk kenyamanan pasar," tandasnya.
(fat/fat)











































