Korban bernama Asra'ie (34) warga Desa/Kecamatan Tambelangan Sampang Madura, tersebut sedang membongkar rumah korban lumpur di RT 2 RW 1 Desa Ketapang. Korban pun mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.
Saat itu korban membongkar tembok setinggi 2 meter dan lebar 3 meter bersama 3 orang rekannya yakni M. Ali (44), Marul (38) dan Marsuli (33). Ketiganya warga Desa Tambelangan Sampang. Saat akan membongkar lagi, korban berpamitan akan buang air kecil. Sedang rekannya meneruskan pekerjaannya.
Namun sayang, tiba-tiba tembok yang dilewati pelaku malah roboh dan menimpa tubuh korban. Korban langsung meninggal di lokasi. Para pekerja pun langsung menghubungi polisi dan melakukan olah TKP.
"Korban rencananya mau buang air kecil. Saya dan temanya saya lagi membongkar tembok, tapi tembok yang lainnya malah roboh dan menimpa teman saya hingga meninggal di lokasi," kata salah satu rekan M Ali, saat diperiksa di Mapolsek Tanggulangin.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Tanggulangin AKP Iwayan Suwardika bahwa kejadian ini murni kecelakaan kerja. "Ini murni kecelakaan kerja, tidak ada tanda-tanda penganiayaan," tutur Iwayan.
Sementara korban yang dievakuasi ke RS untuk diotopsi akan segera dibawa ke daerah asalnya untuk dimakamkan.
(fat/fat)











































