Ritual ini diyakini bisa menghapus kebencian, kerakusan dan kotornya hati. Berbagai persiapan lain, juga dilakukan. Karena pada Hari Raya Waisak nanti, ribuan umat Budha dari berbagai kota akan datang.
Air wangi menjadi media menyucikan patung Budha. Ini merupakan ritual penting dan paling ditunggu calon bikhu. Untuk menyucikan diri dari dosa-dosa yang pernah diperbuat.
"Memandikan rupang, sama halnya menghilangkan dosa yang sudah diperbuat," kata Samanera Wijani Itajalu, salah satu calon bikhu di Vihara Beji Jalan Raya Beji, Rabu (14/5/2014).
Menurut dia, berdasarkan sejarahnya, ritual memandikan patung Budha tidur dilakukan seluruh umat Budha di penjuru dunia. "Sebelum merayakan hari kelahiran sang Budha dikenal dengan Hari Raya Waisak," tutunya.
Dia melanjutkan, konon sang Budha pernah bersumpah, akan membebaskan semua makhluk yang menderita di tiga alam kehidupan.
"Sejak itulah sebelum memperingati hari kelahiran sang Budha, seluruh umat memandikan rupang dengan air suci," sambungnya.
(fat/fat)











































