"Kami menyelamatkan sopir karena para sopir taksi kelihatannya geram dan ingin menghakimi sopir Alphard," tandas saksi mata, Ridwan di lokasi, Selasa (13/5/2014).
Saat kejadian, Ridwan sedang mendorong troli di lobi. Ia melihat Agus menurunkan penumpang, lalu balik ke kemudi. Tak berapa lama, mobil mewah itu melaju.
"Mobil itu melaju sekitar 15 meter, lalu tiba-tiba mobil kehilangan kendali, meloncat ke teras terminal," ungkap Ridwan.
Alphard terus melaju ke arah kerumunan orang. Bagian depan mobil menabrak seorang ibu yang sedang menggendong anaknya. Si anak terpental ke arah mobil melaju.
"Anak itu terseret, kepalanya terlindas roda mobil," ujar Ridwan.
Alphard itu berhenti setelah menabrak tumpukan troli. Di belakang tumpukan troli tersebut terdapat pangkalan taksi yang hanya dibatasi sebuah kaca.
"Kacanya sampai retak. Kalau pecah, bisa saja trolinya menabrak taksi-taksi yang sedang mangkal," jelas Ridwan.
Orang-orang segera menolong anak kecil yang kemudian diketahui bernama Rafi (3). Ia mengembuskan napas terakhir sebelum mendapat perawatan medis. Saat ini jenazahnya masih berada di RS dr Soekantyo Jahja Pangkalan Udara TNI AL. Sedangkan Agus dibawa ke kantor polisi.
(try/fat)










































