Dengan raut sedih, serta mata berkaca-kaca, Risma turun tangan membersihkan tanaman-tanaman di jalur hijau dan Taman Bungkul yang mati akibat diinjak-injak massa yang datang di acara bagi-bagi es krim Wall's gratis.
"Ambilkan sapu, saya mau bersihkan tanamanku," kata Risma kepada ajudan dengan dengan nada pelan, Minggu (11/5/2014) siang.
Sambil memegang sapu lidi, Risma tidak segan-segan mengambil sampah yang berserakan diantara tanaman yang mati.
Selama melakukan pembersihan tanaman yang mati, Risma tampak sedih dan mata-matanya terlihat berkaca kaca melihat kondisi taman yang rusak.
"Ya Allah kok bisa begini, hancur semua. Astaghfirullah," ujar Risma sambil mengelus dada.
Dengan wajah sedih bercampur emosi, Risma terus menyusuri taman yang ada di median tengah jalan. "Ya Allah kok tenan. Ini saya tanam puluhan tahun sejak saya kepala DKP dirusak kayak gini," ujar Risma sambil terus berkoordinasi dengan Handie Talkie (HT) yang terus dipegangnya.
Acara bagi-bagi es krim Wall's gratis di Taman Bungkul yang dilakukan PT Unilever Indonesia membuat murka Wali Kota Risma Murka. Pasalnya, pembagian es krim yang dilakukan di Jalan Raya Darmo itu merusak Taman Bungkul dan jalur hijau pembatas jalan.
(bdh/bdh)










































