Wadir pelayanan RSUD dr Soegiri, dr Eko Budiarto kepada wartawan mengatakan, meski pemerintah belum mengumumkan status siaga virus MERS, namun RSUD dr Soegiri Lamongan telah melakukan persiapan terkait dengan merebaknya virus yang belum ada obatnya tersebut.
"Sebagai rumah sakit pemerintah kita telah menyiapkan segala sesuatunya," kata dr Eko Budiarto di RSUD dr Soegiri, Minggu (11/5/2014).
Bahkan untuk itu lanjut Eko, pihak rumah sakit telah menyiapkan satu ruang isolasi dengan kapasitas dua tempat tidur. Lebih jauh, Eko menuturkan, ruang isolasi ini berada di ruang teratai dua untuk kelas dua dengan didukung berbagai fasilitas penunjang, baik peralatan maupun tenaga medis termasuk dokter.
"Sebagai rumah sakit rujukan tentu saja kita sudah siap jika memang ada warga Lamongan yang terinfeksi Middle East Respiratory Syndrome (MERS) - Corona Virus (Cor-V) ini," jelasnya.
Persiapan ini, kata Eko, sebagai langkah antisipasi meskipun di Lamongan sendiri belum ditemukan suspect MERS-Cor V. Dijelaskannya, kalau nanti ada penderita suspect virus, maka RSU Soegiri hanya akan melakukan pemeriksaan awal selanjutnya penderita akan dirujuk ke rumah sakit yang memeliki peralatan lengkap.
(bdh/bdh)











































