"Mereka kami amankan, setelah terlantar di kawasan Surabaya," jelas Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang Jayaputra kepada wartawan di kantornya Jalan Panji Suroso, Jumat (9/5/2014), siang.
Ia melanjutkan, dari delapan imigran itu satu orang memegang paspor, yakni Syed Muhammad Rahim (35), asal Pakistan. Mereka sebelumnya berada di Bogor, dan meneruskan perjalana ke Surabaya.
"Sisanya pegang dokumen UNHCR, tapi entah asli atau palsu," tegas Jayaputra.
Delapan imigran ini dijebloskan ke sel tahanan, menunggu pemeriksaan petugas. "Nanti akan kami kirim ke rudenim. Setelah pemeriksaan selesai," akunya.
Berikut nama-nama delapan imigran yang diamankan: Syed Muhammad Rahim (30), Abbas Ali Ahmadi (17), Mohammad Juma (22), Mohammad Hadi (20), Mohammad Reza (34), Reza Alizada (31), Mirza Hussain (21), Mohammad Hussain (26).
Sudah 20 imigran diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Malang sepanjang 2014. "Kondisi mereka sehat," tutup Jayaputra.
(fat/fat)











































