Peristiwa naas itu terjadi di Jalan Raya Tuban-Montong, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Korban bernama Matari (49) dan Paniti (46), warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.
Berdasarkan informasi, pasangan suami istri itu dari rumah kerabat yang menggelar acara hajatan. Mereka berboncengan mengendarai sepeda motor Supra X nopol S 2631 FN hendak pulang ke rumah.
Sesampainya di lokasi kejadian, Matari yang mengemudi berusaha mendahului sejumlah kendaraan dari sisi kanan. Kondisi jalan yang dilalui menanjak dan menikung tajam, sehingga pandangan tidak bisa jelas ke depan.
Pada saat bersamaan, muncul dump truk nopol S 9086 UF yang dikemudikan Mahfud. Kecelakaan pun tak terhindarkan. Sepeda motor korban dan dump truk beradu muka. Kerasnya benturan menyebabkan korban terpental beberapa meter.
"Dia (korban terlalu ke kanan nyalip kendaraan di depannya. Kecepatannya juga tinggi dan saya sudah banting ke kiri juga masih ditabrak," kata sopir dump truk, Mahfud kepada wartawan di lokasi kejadian.
Beberapa warga dan pengguna jalan segera menolong kedua korban. Namun keduanya diketahui telah tak bernyawa karena mebgalami luka cukup parah.
"Keduanya langsung meninggal di TKP, karena kondisi luka yang sangat parah," ujar anggota Unit Laka Satlantas Polres Tuban yang ada di TKP.
Mayat korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dokter Koesma Tuban, menunggu diambil pihak keluarga. Sementara guna memastikan penyebab utama kecelakaan, sejumlah petugas kepolisian langsung menggelar olah TKP.
(fat/fat)











































