Mayu Banyu adalah selamatan air di sendang kompleks taman wisata air Wendit. Air yang keluar dari sumber dipercaya bisa menyembuhkan penyakit dan menyuburkan tanaman serta berbagai khasiat lainnya.
Ritual diawali dengan arak-arakan enam tumpeng yang diiringi bunyi gamelan dengan melibatkan ratusan warga, menuju lokasi sendang. Untuk melengkapi ritual, sesajen ikut dibawa.
Dukun Tengger, Juma'i, yang memimpin proses upacara sakral itu. Selesai membaca mantra, dilanjutkan dengan pengambilan air suci oleh sesepuh desa.
Setelah itu, warga secara bergantian mengambil air dan membasuh ke wajahnya. Secara bersamaan, warga yang berada di luar sendang berebut tumpeng yang sebelumnya diarak dan didoakan oleh dukun pandita.
Juma'i mengatakan, air suci Sendang Widodaren ini dipercaya masyarakat Tengger untuk berbagai keperluan.
"Untuk memberantas hama, penyubur tanaman agar pertanian melimpah. Penyakit juga bisa," kata Juma'i di sela-sela upacara.
Sementara Supri warga Tosari Kabupaten Pasuruan, menuturkan rutin mengikuti ritual tirto aji ini. Jikalau ada keluarga sakit, tak segan dirinya membawa sedikit air sendang untuk kesembuhan.
"Air sedang ini mengalir dari Gunung Widodaren berada di sisi barat Gunung Bromo," ujarnya mengungkap kepercayaan warga Tengger.
(fat/fat)










































