"Proyek pendamping AMC, sedang mulai kita kerjakan. Ada yang mesti kita selesaikan dulu misalkan kayak lokasi ex kantor pariwisata harus kita selesaikan dulu pelepasan asetnya," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada wartawan usai rapat Paripurna PAW Wakil Ketua DPRD Surabaya, Senin (5/5/2014).
Risma juga mengaku sedang melakukan percepatan. Bahkan, Jumat ini (9/5), pihaknya akan melakukan pembicaraan tindak lanjut dengan PT KAI sebagai pemegang operasional MRT. "Karena ada beberapa nanti yang akan gunakan aset PT KAI," imbuhnya.
Peraih penghargaan walikota terbaik dunia bulan Februari 2014 ini, dalam pertemuan dengan PT KAI akan meminta PT KAI untuk menyediakan gerbong khusus sepeda angin.
"Saya ingin gerbong sendiri untuk angkut sapeda sehingga mereka bisa gunakan sepeda saat naik MRT dan bisa gunakan sepeda lagi setelah turun," ujar dia.
Ia juga memastikan harga tiket yang sebelumnya dihitung antara Rp 5-6 ribu/orang akan berkurang. Dikarenakan, kata Risma, seluruh pembiayaan dilakukan menggunakan dana APBN sehingga tidak ada pengembalian modal.
"Kemarin kan hitungan saya Rp 5-6 ribu, mungkin bisa kurang karena hitungannya nanti bukan dari transportasi tapi pemodal lainnya lagi itu semua harus free. Itu subsidi dari pemkot, itu yang kita kembalikan yang dulunya untuk kembalikan investasi. Karena kita murni, kita kembalikian ke pengguna sehingga lebih murah dan bisa menarik pengguna," ungkap Risma.
(ze/bdh)











































