Aksi warga ini dilakukan di pertigaan Gading, Winongan, Jumat (2/5/2014), usai salat Jumat dan langsung memenuhi jalan raya. Warga membentangkan spanduk dan membawa puluhan poster berisi tuntutan perbaikan jalan dan caci maki pada pejabat yang ingkar janji.
Diantaranya bertuliskan: 'Menyesal Aku Pilih Sampeyan Gus', 'Pak Bupati Cok Iki Duduk Dalane Mati...Tapi dalane wong urip yo pak akalmu urip', 'Bupati payah' dan beberapa tulisan lainnya. Warga sebagian tampak berorasi dan sebagian lagi memblokir jalan dengan batu.
"Kita harus bersatu menuntut hak kita. Selama ini kita dianaktirikan, kecamatan lain sudah bagus jalannya," kata korlap aksi, Khoirul Huda saat berorasi.
Pihaknya menuntut Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf segera memenuhi janjinya memperbaiki jalan. "Mari bersama berjuang, kita pernah dijanjikan perbaikan jalan pada pertengan April, tapi nggak ada . Kalau sampai Juli tak diperbaiki, kita akan turun jalan lagi, lebih besar lagi," tandasnya.
Sementara perwakilan warga lainnya, Solikin, menyatakan kerusakan jalan di Winongan sudah terjadi sejak 2009 lalu. Akibat kerusakan jalan, kata dia, tercatat 105 mengalami luka berat dan luka ringan akibat kecelakaan.
"Belum lagi kerugian ekonomi akibat jalan rusak. Kalau nggak sanggup jadi bupati, ya diganti aja masih banyak yang sanggup jadi bupati," katanya.
Selain berorasi dan memblokir jalan, warga juga meneriakkan yel-yel. Warga juga memperdengarkan rekaman suara Bupati Irsyad yang berjanji memperbaiki jalan pada pertengahan April, melalui pengeras suara.
Hingga pukul 14.00 WIB, aksi warga masih berlangsung dan berjalan kondusif meski membuat jalan lumpuh.
(fat/fat)











































