Lima Perampok Ditembak Mati Terdeteksi Berkat Rekaman CCTV Mal

Lima Perampok Ditembak Mati Terdeteksi Berkat Rekaman CCTV Mal

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2014 08:30 WIB
Lima Perampok Ditembak Mati Terdeteksi Berkat Rekaman CCTV Mal
Surabaya - Berkat kejelian polisi, komplotan perampok rumah mewah yang akhirnya ditembak mati dapat terdeteksi. Polisi mendeteksi keberadaan para pelaku dari cctv sebuah mal.

"Sebelum beraksi lagi, para pelaku sempat berbelanja di Supermall Pakuwon Trade Center (PTC). Para pelaku terekam cctv mal tersebut." kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya AKP Agung Pribadi saat dihubungi detikcom, Jumat (2/5/2014).

Tidak hanya wajah pelaku, cctv juga merekam mobil yang digunakan para pelaku yakni Daihatsu Xenia warga silver nopol A 1145 FF. Rekaman itu kemudian ditunjukkan kepada korban terakhir yakni Chandrawati (54).

"Korban membenarkan jika mereka adalah para pelaku yang t elah merampok rumahnya," lanjut Agung.

Rumah Chandrawati di Villa Bukit Regency I PC 10 pada Sabtu (26/4/2014) memang menjadi sasaran perampokan para pelaku. Para pelaku berhasil menggondol dan menguras perhiasan senilai Rp 2 miliar.

Berdasarkan rekaman cctv itu, polisi lalu memburu mereka. Diperoleh informasi jika komplotan itu hendak melakukan perampokan dengan sasaran perumahan mewah Citra Land. Dini hari tadi, polisi yang melihat pergerakan pelaku segera melakukan penguntitaan.

Benar saja, mereka bergerak ke arah perumahan Citra Land. Di kawasan itulah komplotan tersebut disergap. Saat disuruh menghentikan mobilnya, komplotan itu malah kabur. Mereka tetap melajukan kendaraannya meski sudah diberi tembakan peringatan.

"Saat dilakukan tembakan yang mengarah ke jendela sopir, mobil para pelaku berhenti," ujar Agung.

Lima pelaku lantas berhamburan keluar mobil. Mereka menyerang anggota sambil membawa celurit. Polisi pun tak tinggal diam. Tembakan diarahkan ke mereka. Kelima-limanya terkapar tewas dengan tembakan ke arah dada.

Dari mobil komplotan itu, polisi menemukan brang bukti berupa alat yang hendak digunakan untuk merampok dan benda diduga hasil rampokan. Barang bukti itu adalah dua buah linggis, satu buah linggis kecil (kubut), lakban hitam, tali rafia, lima celurit, lima sarung tangan, uang Yuan Tiongkok dan Ringgit Malaysia, dua cincin, tang potong yang dibeli dari PTC, uang tunai Rp 8,7 juta, 3 buah ATM BRI, dan bukti hasil transfer.

Seperti diberitakan sebelumnya, lima perampok ditembak mati polisi. Mereka diberi tindakan tegas karena mencoba melawan dengan senjata tajam (sajam) saat hendak ditangkap.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu mengatakan, kelima pelaku adalah Suyono (40), warga Bekasi; Danu Tala Simanungkalit (32), warga Jalan H Umar, Bekasi, Jabar; Riski Hutahuruk (44), warga Jalan Bangun Rahayu, Katibun, Lampung Selatan; Jonnry Marbun (30), warga Kampung Rawa Aren, Aren Jaya, Bekasi Timur; dan Romulus Nainggolan (34), warga Jalan Narogon Megah, Pengasinan, Rawa Lumbu, Bekasi.

(iwd/iwd)
Berita Terkait