"Korban menderita kerugian perhiasan yang total mencapai Rp 2 miliar," kata AKP Agung Pribadi saat dihubungi detikcom, Jumat (2/5/2014).
Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu mengatakan, korban adalah Chandrawati (54). Saat itu para pelaku meyatroni rumah di blok PC 10 itu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Para pelaku masuk, mencari pemilik rumah dan menodongkan celurit untuk menunjukkan dimana harta berharga disimpan.
"Setelah itu para pelaku menyekap seluruh penghuni rumah dan menguras habis isi rumah," lanjut Agung.
Korban melaporkan peristiwa itu ke polisi dengan nomor LP/41/IV/2014/jatim/restabes sbya/sek lakarsantri tertanggal 26 April 2014.
"Dari situ kami mencoba melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan mereka. Mereka lalu kami buru," tandas Agung.
Seperti diberitakan sebelumnya, Lima perampok ditembak mati polisi. Mereka diberi tindakan tegas karena mencoba melawan dengan senjata tajam (sajam) saat hendak ditangkap.
Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu mengatakan, kelima pelaku adalah Suyono (40), warga Bekasi; Danu Tala Simanungkalit (32), warga Jalan H Umar, Bekasi, Jabar; Riski Hutahuruk (44), warga Jalan Bangun Rahayu, Katibun, Lampung Selatan; Jonnry Marbun (30), warga Kampung Rawa Aren, Aren Jaya, Bekasi Timur; dan Romulus Nainggolan (34), warga Jalan Narogon Megah, Pengasinan, Rawa Lumbu, Bekasi.
(iwd/iwd)











































