"Akan kita atur ulang trayeknya bagi kendaraan yang kondisinya jelek," kata Tunjung Iswandaru, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon seluler, Kamis (24/4/2014).
Akan tetapi, kata Tunjung akan melihat terlebih dulu kebutuhan angkutan dan kondisi di lapangan.
"Jika di daerah itu peminat atau pengguna angkutan kurang, maka akan kita tutup trayeknya dan kita buat trayek baru," imbuhnya.
Sebelumnya, Dishub Surabaya mengakui angkot jelek tidak laik jalan dan izin trayeknya kadaluarsa. Meski sudah banyak yang ditindak, namun upayanya tidak berjalan lancar karena minimnya anggota di lapangan.
(ze/bdh)











































