"Dalam dua bulan terakhir, T5C mampu terjual 1.200 unit per bulan di Jatim," kata Lukie Lukman Hakim kepada wartawan di Surabaya, Kamis (17/4/2014).
Area Business Manager PT Arga Mas Lestari (AdvanI itu mengatakan, sejak diluncurkan 14 Februari lalu, pasar T5C telah menguasai 12 persen market share di Jatim dari total market share smart phone.
"Dengan melihat pertumbuhannya, kami optimis target itu tercapai. Apalagi T5C adalah pemain tunggal untuk kelas 8 inch," lanjut Lukie.
Lukie menambahkan, pasar Jatim sangat menjanjikan. Buktinya adalah 12 persen market share di Jatim dalam dua bulan pertama sejak peluncuran. Untuk pasar tertinggi T5C, masih dipegang Jabotabek dengan 41 persen. Disusul Jateng dengan market share 11 persen. Sementara secara nasional, kontribusi T5C mencapai 30 persen.
"Kami ingin menjadikan T5C sebagai backbone (produk unggulan) kami," ujar Lukie.
Sayangnya, produksi secara massal belum bisa dilakukan di dalam negeri karena saat ini semua produk Advan masih diproduksi sengan sistem assembling dengan Tiongkok.
"Kami harapkan pada 2015 nanti pabrik Advan di Semarang bisa segera berproduksi dengan optimal," tandas Lukie.
(iwd/iwd)











































