Personel tersebut terbagi atas 1.530 personel Polrestabes Surabaya dan 402 personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
"Personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan mengamankan 981 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan 391.653 daftar pemilih tetap (DPT)," kata Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar saat dihubungi detikcom, Senin (7/4/2014).
Apel pergeseran pasukan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak dilakukan oleh Asisten Bidang Perencanaan (Asrena) Mabes Polri Irjen Pol Sulistyo Ishaq. Para personel akan bergeser ke TPS-TPS di 5 polsek wilayah hukum Polrestabes Surabaya.
Sementara itu, apel pergeseran pasukan Polrestabes Surabaya dipimpin oleh Wakapolrestabes Surabaya AKBP Marsudianto. Para personel akan digeser ke 4.034 TPS di 23 polsek wilayah hukum Polrestabes Surabaya.
Di bawah guyuran hujan, Marsudianto mengatakan bahwa setiap personel yang mengamankan TPS diharapkan melakukan back up data dengan mencatat hasil penghitungan suara.
"Benda wajib yang harus dibawa para personel adalah buku saku, tongkat, borgol, senter, rompi, dan jas hujan. Back up data tadi diperlukan untuk data pembanding," ujar Marsudianto.
Para personel akan melakukan pengamanan hingga tanggal 10 April. Pola pengamanan adalah dua polisi mengamankan lima TPS dibantu 10 linmas.
"TPS umum polanya adalah 2, 5, 10 artinya 2 polisi menjaga 5 TPS dibantu 10 linmas. Kalau TPS rawan polanya 2, 2, 4. Personel melakukan pengamanan selama 24 jam mulai dari pemungutan suara, penghitungan, hingga pengantaran hasil ke KPU," tandas Marsudianto.
(iwd/iwd)











































