Risma Minta Siswa Tidak Dibebani dengan Target Nilai Tinggi

Risma Minta Siswa Tidak Dibebani dengan Target Nilai Tinggi

- detikNews
Senin, 07 Apr 2014 15:55 WIB
Risma Minta Siswa Tidak Dibebani dengan Target Nilai Tinggi
Surabaya - Jadwal Ujian Nasional (UN) akan berlangsung satu pekan lagi, para siswa dibuat sibuk dengan berbagai persiapan. Namun, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak ingin para siswa terbebani dengan target kelulusan maupun nilai tinggi.

Menurutnya, dengan memberikan target lulus dan nilai tinggi akan membuat para siswa terbebani dan tidak bisa konsentrasi. "Saya tidak target nilai, tapi saya targetkan punya komitmen," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (7/4/2014).

Selain itu, ia juga mengimbau kepada semua pihak, baik orang tua maupun sekolah berkomitmen untuk tidak terlalu mentarget nilai tinggi dan kelulusan. "Jika anak anak ditarget mereka tidak konsentrasi. Selain itu, juga akan membuat pihak sekolah melakukan berbagai cara memberikan nilai yang tidak seharusnya, makanya beberapa waktu lalu kita minta komitmen mereka," ungkap dia.

Berbagai antisipasi dilakukan Pemkot Surabaya untuk mempersiapkan para siswa peserta UN agar siap menghadapi ujian. "Yang sudah kita lakukan selama ini diantaranya mempersiapkan try out, kumpulkan guru semua mata pelajaran tidak hanya siswa untuk memberikan pelatihan serta terus kita beri pengertian agar tidak mempercayai adanya isu kebocoran soal maupun kunci jawaban," imbuh Risma.

Pemeberian latihan soal yang dilakukan pemkot, menurut Risma metodenya sama dengan yang dilakukan bimbingan belajar dengan memberikan contoh soal sehingga para siswa terbiasa dengan ujian.

Selain itu, Wali Kota Surabaya kelahiran Kediri ini juga sudah memetakan siswa yang nilainya kurang dengan memberikan pelatihan khusus sehingga siap dalam menghadapi ujian.

"Kita berikan klinik khusus untuk anak anak. Kita sudah treatment, kan kita sudah punya raport online jadi kita kan tahu kondisi anak-anak itu. Dan itu sudah kita lakukan 6 bulan lalu," tutur dia.

Risma juga berpesan kepada para siswa agar tidak berpikir macam-macam. "Tidak usah pikir macam macam termasuk kebocoran. Mereka pasti bisa, jangan tidur terlalu malam, berangkat lebih pagi biar tidak kena macet," pungkas Risma.

(ze/bdh)
Berita Terkait