Melibatkan arsitek ternama sekelas Adi Purnomo, pemandangan kumuh yang membuat pengunjung tak nyaman pun akan sirna. Sejumlah fasilitas seperti taman, rest area, kios PKL, musholla, toilet dan beberapa fasilitas lain akan dibangun tahun ini. Payung pantai berwarna cerah juga akan hiasi bibir Pantai Boom.
Pantai yang lokasinya berada di kampung Mandar ini akan dijadikan sebagai taman hiburan rakyat berbasis masyarakat. Anggaran APBD sejumlah Rp 800 juta siap digelontorkan untuk penataan kios dan taman yang mulai digarap bulan ini.
"Untuk realisasi kios dan penataan taman bulan ini (April) sudah mulai digarap, kira-kira bulan Juli kita sudah bisa lihat pemandangan lain di Pantai Boom," kata Bupati Anas kepada detikcom usai launching Program Banyuwangi Bersih dan Ramah (B2R) di Pantai Boom, Jumat (4/4/2014).
Bersama ribuan siswa, PNS serta Forpimda, Bupati Anas memimpin gerakan massal bersih-bersih Pantai Boom. Gerakan massal itu diharapkan bisa menggugah masyarakat agar miliki kebiasaan budaya hidup bersih.
Berhadapan dengan kebiasaan hidup bersih bukanlah perkara mudah. Masyarakat di wilayah sungai dan pesisir secara tak langsung harus mulai mengubur kebiasaannya membuang sampah ke sungai. Sebab, Pantai Boom ini merupakan muara dari semua sungai yang ada di Banyuwangi.
Bupati Anas melanjutkan, seiring dengan menumbuhkan budaya bersih di masyarakat, Pantai Boom akan terus ditata.
"Tugas kita memang berat karena berhadapan langsung dengan budaya bersih di masyarakat. Namun kita optimis dengan dukungan seluruh masyarakat, tokoh lintas agama, dan perangkat aparat gerakan Banyuwangi Bersih dan ramah dapat berjalan secara masal. Targetnya tahun ini Pantai Boom sudah bersih dan indah," pungkas Bupati Anas.
(fat/fat)











































