Pertama kali yang menemukan seorang pemulung bernama Misbakhul Qoir (36). Saat itu pemulung yang juga warga sekitar sedang melakukan aktivitasnya mencari barang bekas.
Saat berada di bawah jembatan Desa Ngares, alat pencari barang bekas menyangkut sesuatu di dalam air. Saat itulah dirinya mengaku agak berat mengangkat benda yang ditemukan. Saat berhasil diangkat, barulah diketahui jika benda tersebut adalah peluru.
Amunisi tersebut diletakkan di atas jembatan dan salah satu warga bernama Fauzi menghubungi polisi melaporkan penemuan tersebut.
"Saya sedang mencari barang bekas dengan alat watang ini di pinggir sungai. Kemudian alat saya menyangkut barang di dalam karung. Saya penasaran dan saya angkat ke pinggir jembatan," kata Misbakhul kepada wartawan.
Sementara Kapolsek Sukodono AKP Rendik TB mengatakan penemuan amunisi ini langsung diteruskan ke tim jihandak.
"Amunisi ini ditemukan warga setempat yang sehari-harinya menjadi pemulung. Amunisi ini memiliki panjang 90 cm dan berdiameter 9 cm, tentang jenisnya kita tunggu tim jihandak saja," kata Rendik.
(fat/fat)











































