Dari inforasi yang dihimpun di lapangam, kecelakaan berawal dari Grand Max pickup nopol L 9815 N yang dikemudikan Teddy Rukmana (40) warga Wonocolo Surabaya. Saat itu Teddy berusaha mendahului kendaraan lain dengan kecepatan tinggi. Namun dari arah berlawanan muncul truk bermuatan ribuan ban sepeda motor.
Saat itu truk dengan nopol W 9355 XB yang datang dari arah Surabaya menuju Mojokerto langsung berbenturan dengan Grand Max. Akibat kerasnya benturan, truk terguling dengan posisi berbalik arah. Nahas, truk kemudian ditabrak oleh truk box engkel bermuatan permen nopol N 9623 C yang dikemudikan oleh Marwi (42) warga Jember.
Akibat muatan truk berupa ribuan ban sepeda motor berhamburan di jalan, sempat mengakibatkan kemacetan sekitar lebih dari 3 Km.
Kanit Lantas Polsek Balongbendo AKP Gatot Setyo saat ditemui di lokasi mengatakan kecelakaan tersebut berawal dari kendaraan Grand Max putih. Saat akan menyalip, dari arah berlawanan muncul kendaraan truk bermuatan ban sepeda motor.
"Beruntung tidak ada korban yang meninggal, hanya mengalami luka patah tulang di bagian kedua kaki. Saat ini korban luka dirawat di Rumah Sakit Anwar Medika Balongbendo. Sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Mapolsek Balongbendo," jelas AKP Gatot Setyo.
(bdh/bdh)











































