"Akibat cuaca buruk, dengan kecepatan angin mencapai 30 knot atau setara dengan 30 km per jam yang melanda perairan Selat Bali maka demi keselamatan penumpang, pelabuhan ketapang kita tutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan," ujar Manager Operasional PT ASDP Ketapang, Saharudin Kotto kepada wartawan.
Angin kencang itu, jelas Saharudin Kotto, menjadi pemicu tingginya gelombang di Selat Bali. Sebagai antisipasi terhadap cuaca buruk yang mengancam keselamatan penyeberangan, PT ASDP Ketapang menyediakan petugas teknis khusus untuk memantau situasi dan kondisi di perairan Selat Bali.
Dan jika kondisi cuaca membaik, Saharudin Kotto akan berlakukan sistem buka tutup penyeberangan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan penumpang.
"Tetap akan ada petugas yang nanti memantau situasi. Sistem buka tutup akan kami berlakukan jika kondisi cuaca membaik. Kita mengikuti alam saja," pungkasnya.
(fat/fat)











































