Dua pelaku ditangkap di tempat berbeda, Hadis ditangkap di Jalan Raya Desa Menyono, Kecamatan Uripan, Kabupaten Probolinggo. Sedangkan tersangka Efendi alias Pendik diringkus saat berada di Pasirian, Lumajang.
Hadis ditembak di kaki kanannya. Sekali tembakan membuatnya tersungkur dan Effendi, ditembak dua kali di bagian lutut dan betis kaki kanannya.
"Mereka biasanya beraksi di wilayah Lumajang, Probolinggo dan Jember," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono, Rabu (19/3/2014).
Tiap beraksi, kedua pelaku ini melakukan bersama 8 pelaku lain yang kini masih dalam pengejaran. "Mereka juga kejam dan sadis saat beraksi. Komplotan ini selalu membawa senjata tajam seperti celurit dan tidak segan segan melukai korbannya jika melawan," imbuhnya.
Selain itu, lanjut Awi, saat beraksi seluruh anggota komplotan mempunyai peran sendiri mulai merusak gembok pagar hingga merusak jendela serta menyekap penghuni rumah. "Ada juga yang bagian membersihkan barang berharga milik korban," lanjut Awi.
Terakhir, komplotan beraksi di Desa Paras Goang, Kecamatan Tembeh, Lumajang pada Desember 2013 dan berhasil membawa kabur uang tunai Rp 3,4 juta dan sejumlah perhiasan emas dan dua ponsel.
(ze/fat)











































