Saat ini, Risma masih melakukan pendekatan dengan penghuni Dolly. Risma juga masih konsisten menyediakan fasilitas dan pendampingan bagi mucikari dan PSK yang berniat alih profesi.
Namun Risma juga tidak ingin kecolongan. Bila ada PSK baru yang muncul di Dolly, Risma mengancam akan langsung menutup wisma yang bersangkutan.
"Saya gerakkan semua staf, kepala dinas dan lurah serta camat untuk absen rutin. Kalau mereka ada (PSK) yang baru, kami tutup (wisma di Dolly)," kata Risma di balai kota, Rabu (19/3/2014).
Risma menyatakan sudah ada kesepakatan ini dengan mucikari dan pemilik wisma. Jika ada yang melanggar, maka Risma akan langsung tegas menutup wisma di Dolly.
"Dulu ada yang begitu (melanggar). Akhirnya ada (PSK baru) yang kami pulangkan, ada yang mereka meminta pulang. Ada juga yang minta tetap di Surabaya untuk bekerja di bidang yang lain, ya kami dampingi," pungkas Risma.
(nrm/fat)










































