Pastikan Identitas Penyelam, Konjen Jepang Datangi RSSA Malang

Pastikan Identitas Penyelam, Konjen Jepang Datangi RSSA Malang

- detikNews
Minggu, 16 Mar 2014 18:30 WIB
Pastikan Identitas Penyelam, Konjen Jepang Datangi RSSA Malang
Foto: M Aminudin
Malang - Konsulat Jenderal Jepang mendatangi instalasi kedokteran forensik Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang. Mereka datang untuk memastikan mayat penyelam yang ditemukan di perairan Pantai Sendangbiru adalah Shoko Takahashi.

Seorang pria berkebangsaan Jepang yang datang mengendarai mobil Toyota Avanza CC 39 35 enggan memberikan komentar. Dia masih menunggu suami dan ayah kandung Shoko yang tengah dalam perjalanan.

Shoko Takahashi yang berusia 35 tahun berasal dari Morioka, Prefektur Iwate. Dia bersuamikan pria Indonesia dan menetap di Bali.

Kasatpolairud Polres Malang AKP Slamet Prayitno mengaku sudah mendapat pemberitahuan dari Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya tentang kedatangan keluarga Shoko.

"Keluarga datang untuk mengenali jasad itu adalah Shoko dan dilakukan otopsi jika disetujui," jelasnya, Minggu (16/3/2014).

Berdasarkan pada ciri-ciri yang disampaikan kepolisian Bali, lanjut dia, kemungkinan besar jasad itu adalah Shoko. Jasad Shoko ditemukan beberapa nelayan terdampar di sisi barat Pulau Sempu, Sabtu (15/3/2014), sore.

Evakuasi baru bisa dilakukan pada Sabtu malam. Pada Minggu dini hari jenazah berhasil dibawa ke daratan. Jenazah yang ditemukan dalam kondisi tanpa dua pergelangan tangan dan kaki, serta tanpa kepala itu dibawa ke RSSA Malang.

Jasad masih terbungkus pakaian selam warna hitam dengan tempat tabung oksigen masih terpasang di punggung.

Takahashi merupakan satu dari tujuh penyelam Jepang yang sempat hanyut terseret arus laut saat menyelam di perairan Nusa Lembongan, Bali, pada pertengahan Februari lalu.

Setelah empat hari pencarian, lima orang ditemukan dalam kondisi kritis, seorang ditemukan sudah meninggal. Namun Shoko tak berhasil ditemukan oleh tim pencari.

(iwd/iwd)
Berita Terkait