Makam Jadi Salah Satu Indikator Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Makam Jadi Salah Satu Indikator Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

- detikNews
Kamis, 06 Mar 2014 12:06 WIB
Makam Jadi Salah Satu Indikator Pertumbuhan Ekonomi di Jatim
Suasana di Makam Sunan Ampel Surabaya
Surabaya - 5 Makam Walisongo yang tersebar di beberapa daerah Jawa Timur akan direvitalisasi. Makam-makam ini akan direvitalisasi karena masuk indikator pertumbuhan ekonomi dan politik.

Dalam sambutannya di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019 di Grand City Surabaya, Kamis (6/3/2014), Gubernur Jatim Soekarwo menyampaikan ada sesuatu menarik di Jawa Timur tentang indikator pertumbuhan ekonomi yang berhubungan dengan makam.

"Semakin makam sepi (pengunjung), ekonominya bagus, karena perginya ke mall-mall. Kalau bingung pergi ke makam," kata Gubernur yang biasa disapa Pakde Karwo disambut geer peserta Musrenbang seperti kepala daerah kabupaten/kota, anggota dewan.

"Indikator ekonomi dan politik berhubungan dengan kuburan, maka program kita akan benahi makam," tambahnya.

Di Jawa Timur, terdapat 5 makam walisongo yang tersebar di beberapa daerah. Yakni Makam Sunan Ampel di Surabaya, Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik, Makam Sunan Giri di Gresik, Makam Sunan Drajat di Lamongan dan Makam Sunan Bonang di Tuban.

"Ada 5 makam wali (walisongo) dan setiap kabupaten juga punya wali plus," kata Pakde Karwo.

Selain lima makam walisongo, di setiap daerah juga terdapat makam (waliplus). Seperi Sunan Bungkul di Surabaya, Asmoro Qondhi di Tuban dan makam wali lainnya di beberapa daerah lainnya di Jatim.

"2015 semua makam wali dan wali plus direvitalisasi," tuturnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait