Informasi yang dihimpun detikcom, pemanggilan pertama dilayangkan Polrestabes Surabaya terhadap Tony, Senin (3/3) kemarin. Namun Tony hanya mengutus pengacaranya memenuhi panggilan tersebut.
"Saat ini saya sedang di Australia masih ada urusan," kata Tony dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Selasa (4/2/2014).
Namun batalnya pemeriksaan ini dibantah Kanit Satuan Pidana Tertentu Polrestabes Surabaya AKP Kadek Ida Bagus. Menurutnya, surat panggilan pemeriksaan baru dilayangkan pihaknya pada Kamis lusa (6/3).
"Bukan batal. Tapi memang panggilan pemeriksaan baru kita jadwalkan Kamis lusa," katanya kepada detikcom.
Selain Tony, polisi juga berencana akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik Lembaga Konservasi yang menerima satwa koleks KBS. "Untuk saat ini sudah 2 orang yang kita periksa terkait kasus pertukaran satwa KBS yakni, Bu Ratna (Dirut PDTS) dan dr Liang (Dir Operasional)," tandas Kadek.
(ze/bdh)











































