Pria yang tercatat sebagai anggota Linmas Dusun Karon Desa/Kecamatan Arjasa, itu tewas setelah sempat menjalani perawatan medis di IGD RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
Dari komplotan alap-alap sapi, ada tiga pelaku berhasil diringkus. Salah satunya, Bunasim (37), kini kondisinya kritis dan masih menjalani perawatan di RSU Situbondo. Pria warga Mayang, Jember, itu terkena tembakan bagian paha belakang tembus ke pangkal paha depan. Bunasim juga sempat dihakimi warga hingga paha kirinya patah.
Dari tangan komplotan penjahat ini, polisi mengamankan 5 ekor sapi hasil curian yang sudah dinaikkan ke atas truk bernopol P 9028 US. Selain itu, sajam jenis celurit dan pedang, sejumlah ponsel, serta sepeda motor Yamaha Jupiter P 6734 LI yang ditumpangi Arrosi (29) dan Imam (29), keduanya warga Jember, juga ikut diamankan.
"Dua pelaku yang ditangkap itu naik motor, yang lainnya naik truk bawa sapi curian. Yang naik truk itu baru satu yang ditangkap. Yang lain dipastikan masih bersembunyi di kebun jagung. Sekarang anggota kami kerahkan ke lokasi untuk pengejaran," kata Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto kepada detikcom, Selasa (4/3/2014).
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, aksi komplotan curwan asal Jember ini terbongkar sesaat setelah tepergok warga menggasak 5 ekor sapi betina milik Suryadi di Desa/Kecamatan Arjasa. Polisi yang mendapat informasi itu segera melakukan pengejaran bersama warga.
Di tengah jalan desa, anggota Polsek Arjasa mencegat truk yang ditumpangi kawanan pelaku. Saat truk berhenti, warga bernama Misjo nekat naik ke atas bak truk dan langsung dibacok mengenai kepalanya.
"Suami saya tadinya tidur, terus disusul temannya diajak ngejar maling. Saya sempat bilang hati-hati dan jangan lama, karena saya sendiri takut di rumah. Tidak tahunya malah jadi korban begini," tutur Suliati, istri Misjo.
Usai menyabetkan pedangnya, para pelaku yang ada di atas truk langsung semburat berlarian ke tengah kebun jagung. Tak ingin buruannya lolos, anggota Polsek Arjasa langsung meletuskan tembakannya. Dor..!! Satu pelaku bernama Bunasim langsung ambruk dan sempat dihajar warga.
Dua pelaku Arrosi dan Imam sendiri dibekuk saat menuju ke area kebun jagung. Keduanya mengaku datang setelah ditelpon salah satu pelaku untuk melakukan penjemputan.
"Satu tersangka masih dirawat, yang dua sekarang diperiksa di polres. Untuk yang kabur belum bisa dipastikan jumlahnya. Sekarang masih dikejar," tandas Sunarto.
(iwd/iwd)











































