Unta Jantan KBS yang Mati Didatangkan dari Australia

Unta Jantan KBS yang Mati Didatangkan dari Australia

- detikNews
Kamis, 27 Feb 2014 12:11 WIB
Unta Jantan KBS yang Mati Didatangkan dari Australia
Surabaya - Unta jantan yang ditemukan mati Rabu (26/2) malam merupakan koleksi satwa yang dimiliki Kebun Binatang Surabaya (KBS) sejak 1994. Unta jantan bernama Estern itu didatangkan dari Australia bersama 5 ekor unta lain.

Dari indukan Estern, sudah 20 anakan yang dilahirkan dan dikirim ke beberapa kebun binatang di Indonesia. Seperti Ragunan, Bali, Banjarmasin, Balikpapan, Bukit Tinggi dan Banjarnegara.

"Unta yang mati didatangkan KBS dari Australia pada 1994 dan berumur sekitar 3-4 tahun. Saat datang terdiri 4 jantan dan 2 betina," kata satu dari dua keeper Unta KBS, Maidi kepada detikcom, Kamis (27/2/2014).

Maidi menambahkan dari hasil pengembangbiakan unta yang didatangkan khususnya Estren menghasilkan 20 anakan, sebagian dikirim ke lembaga konservasi lain. Dan sebagian sudah mati.

"Kalau di Ragunan sendiri mungkin ada 4 anakan dari indukan pejantan Estern. Termasuk ke beberapa kebun binatang lain," imbuhnya.

Dalam keseharian Estern, Maidi tidak menemukan kejanggalan. Bahkan sebelum jam operasional habis, Maidi sudah memasukkan ke dalam kandang karena takut terkena hujan.

"Ya tiap hari sebelum saya lepas ke kandang pertunjukan, saya beri makan. Lalu saya lepas seperti unta lainnya. Bahkan saat musim hujan, sebelum jam operasional habis, dia saya masukkan ke dalam kandang karena takut kehujanan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Estern unta jantan KBS ditemukan mati di kandangnya sekitar pukul 21.30 WIB oleh petugas keamanan. Unta ini diduga mati perutnya mengalami kembung karena dari hasil autopsi ditemukan tumpukan gas di dalam lambungnya.

(ze/fat)
Berita Terkait