Uji Kir Angkutan Wisata Bromo Kadaluarsa Dinilai Membahayakan

Uji Kir Angkutan Wisata Bromo Kadaluarsa Dinilai Membahayakan

- detikNews
Rabu, 26 Feb 2014 16:00 WIB
Uji Kir Angkutan Wisata Bromo Kadaluarsa Dinilai Membahayakan
File: detikoto
Probolinggo - Kendaraan Jeep yang dijadikan sebagai alat transportasi bagi wisatawan yang akan ke Gunung Bromo mengkhawatirkan. Pasalnya kendaraan roda empat tersebut sudah banyak yang sudah kadaluarsa masa uji kirnya.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Warih Hutomo, mengatakan, kendaraan Jeep diketahui kadaluarsa massa uji kirnya setelah pihaknya melakukan pengecekan kendaraan tersebut. Sehingga banyak ditemukan kendaraan yang sudah lama tidak mengurus uji kir.

"Ini sangat membahayakan kepada pengemudi dan penumpangnya. Kebanyakan yang memakai jasa tersebut yakni wisatawan yang berkunjung kesana baik lokal maupun manca Negara," kata Warih Hutomo kepada wartawan, Rabu (26/2/2014).

Warih mengatakan, kendaraan angkutan harus benar-benar dijaga kondisi fisiknya oleh pemiliknya , sebab jika kendaraan yang tidak memungkinkan aka secara otomatis akan berpeluang terjadinya kecelakaan.

"Apalagi jeep yang ada di Bromo itu, kendaraan yang digunakan untuk angkutan umum bagi wisatawan," terangnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo, Agus Mukson mengaku jika di Kabupetan Probolinggo ada 6 ribu kendaraan roda empat. Sedangkan yang melakukan uji kir hanya 4 ribu saja, sisanya tidak melakukan uji kir.

"Memang kesadaraan dari pemiliki kendaraan sangat rendah, terutama bagi pemilik angkutan umum termasuk angkutan umum Jeep yang ada di Gunung Bromo," tegas kadishub.

Namun, tidak hanya Jeep di Bromo saja yang tidak mengurus uji kir. Namun kendaraan seperti trayek angkutan desa (Angdes) Pajarakan-Krucil juga banyak yang sudah habis massa berlaku uji kir-nya.

"Kami akan terus melakukan upaya penyadaraan kepada para sopir dan pemilik kendaraan tersebut agar segera mengurus kendaraanya," ungkapnya.

(fat/fat)
Berita Terkait