Gubernur Minta BI Putihkan Bunga Kredit Petani Cabai Korban Kelud

Gubernur Minta BI Putihkan Bunga Kredit Petani Cabai Korban Kelud

- detikNews
Selasa, 25 Feb 2014 20:31 WIB
Gubernur Minta BI Putihkan Bunga Kredit Petani Cabai Korban Kelud
Kediri - Erupsi Gunung Kelud membuat gagal panen cabai. Petani di Kebonrejo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri pun mengeluh atas kerugian serta utang-utangnya di bank.

"Modal untuk menanam cabai habis Rp 25 juta untuk setengah (0,5) hektar. Tanaman sudah siap panen, tapi belum dipanen sudah kena (erupsi Gunung Kelud)," ujar Lukito, Kepala Desa Kebonrejo, saat menyampaikan keluhannya ke Gubernur Jatim Soekarwo di dekat lahan pertanian cabai di Kebonrejo, Selasa (25/2/2014).

Permasalahan yang dihadapi warga di lereng Gunung Kelud ini, selain genteng rumah mereka rusak akibat terkena dampak erupsi Kelud, juga lahan pertanian yang rusak.

Mereka bersyukur diberikan keselematan, namun yang membuat mereka bingung, tidak ada modal untuk menanam cabai atau tanaman lainnya, serta utang di bank.

"Supaya masyarakat bisa menghilangkan traumanya, maka perlu bisa kembali beraktivitas, bertanam. Tapi modalnya nggak punya dan bingung mau membayar utang di bank," tuturnya.

Mendapatkan keluhan tersebut, Bupati Kediri yang juga hadir bersama Gubernur Jatim, berjanji akan memberikan bantuan benih dan pupuk.

"Pada prinsipnya pemerintah membantu. Bu Bupati sudah menyampaikan akan memberikan bantuan benih dan pupuk. Kalau saya akan mengusahakan agar bunga pinjaman di bank dan denda bisa dikurangi. Kalau pokoknya ya nggak bisa dikurangi," kata Soekarwo.

Gubernur Jatim yang biasa disapa Pakde Karwo ini menerangkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI), serta meminta Bank UMKM memberikan pinjaman lunak ke petani korban erupsi Gunung Kelud, yang tidak hanya menimpa petani di Kediri, tapi juga daerah terdampak lainnya di Blitar maupun Malang.

"Saya akan meminta Pak Dwi (perwakilan BI Surabaya) untuk membuat kebijakan, agar bunga dan denda petani bisa diputihkan," katanya.

"Untuk modal awalnya, kita minta Bank UMKM bisa masuk memberikan pinjaman lunak. Modal lunak, benih dan pupuk mendapat bantuan, juga setiap gapoktan akan diberikan bantuan traktor, handtraktor, sehingga biaya produksinya rendah," paparnya.

Setelah mendapat penjelasan dari gubernur dan bupati, para petani pun sumringah dan senang mendapat bantuan dari pemerintah, baik di permodalan, pemutihan denda dan bunga serta bantuan pupuk dan benih dari Pemkab Kediri.

(roi/bdh)
Berita Terkait