"So far janjinya Senin-Selasa ini perbaikan rumah mulai diperbaiki. Kalau BNPB kita perkirakan sebulan. Tapi Pak Karwo bilangnya hanya butuh 2 minggu," kata Kepala BNPB, Syamsul Ma'arif usai hadiri Seminar di ITS dengan tema Kebijakan Negara Terkait Mitigasi Bencana Patahan Aktif, Selasa (25/2/2014).
Selain melakukan perbaikan rumah, Syamsul mengatakan pihaknya juga akan terus melakukan pendataan infrastruktur yang mengalami kerusakan.
"Selain rumah kan juga ada dua jembatan yang patah dan rusak maupun pertanian," imbuhnya.
Dalam pengerjaannya, BNPB terus melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan Kodam V/Brawijaya. Menurutnya, selain membangun kembali rumah warga yang rusak.
"Hari ini pak Gubernur ke Kediri. Asisten saya yang kesana untuk putuskan assestment. Tidak hanya sekedar perbaikan rumah tentunya. Masih ada infrastruktur dan dua jembatan rusak yang juga diperbaiki itu juga perlu di assesment, pertanian dan infrastruktur lain," ujarnya.
Selain melakukan perbaikan rumah, pihaknya juga akan melakukan penelitian agar rumah rusak yang dibangun kembali agar aman saat terjadi bencana. "Beberapa kontur rumahnya ikut kita perbaiki biar aman," tandasnya.
(bdh/bdh)











































