Dari pantauan detikcom, antrean mengular hingga sepanjang 5 Km, baik dari arah timur (Batu) maupun barat (Kediri). Petugas berjaga di lokasi terpaksa memberlakukan sistem buka tutup.
Untuk mengurangi antrean kendaraan, mayoritas kendaraan yang melintas adalah para donatur akan menyumbangkan logistik bagi para pengungsi di Posko Bendungan Selorejo.
"Sebenarnya jalan belum dibuka, tapi ini kendaraan terlanjur masuk," keluh Kanitlaka Polres Batu Iptu Sigit Raharjo berjaga di lokasi, Minggu (23/2/2014), siang.
Menurut Sigit, badan jalan masih tidak memungkinkan dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Namun, sejak pagi banyak kendaraan masyarakat dengan membawa bantuan logistik masuk ke jalur Pujon-Ngantang.
"Kondisinya masih rawan, karena badan jalan tergerus air," tuturnya.
Ia menambahkan, penutupan jalur berlaku sejak kemarin malam, Sabtu (22/2) karena banjir bandang, masih belum berubah. Sebelum pihak Pemprov Jawa Timur benar-benar memberikan jaminan atas kerusakan jalan ini.
"Kami harapkan masyarakat tak memaksa untuk melintas. Karena kondisi jalan mengkhawatirkan, apalagi jika hujan turun," imbuh dia.
(fat/fat)










































