Korban Erupsi Kelud Dapat Jaminan Hidup 3 Bulan

Korban Erupsi Kelud Dapat Jaminan Hidup 3 Bulan

- detikNews
Sabtu, 22 Feb 2014 18:21 WIB
Korban Erupsi Kelud Dapat Jaminan Hidup 3 Bulan
Surabaya - Ribuan pengungsi yang masih berada di tempat pengungsian maupun yang sudah kembali ke tempat tinggalnya, akan mendapatkan jaminan hidup selama 3 bulan. Jaminan hidup ini akan ditanggung Pemprov Jatim dan pemerintah daerah.

Sebanyak 8.026 pengungsi yang berada di pengungsian akan mendapatkan makanan dari dapur umum. Sedangkan pengungsi yang sudah kembali ke rumahnya masing-masing, akan mendapatkan jaminan hidup berupa beras dan lauk-pauk selama 3 bulan.

"Yang di pengungsian maupun yang sudah ke kembali ke rumahnya tapi rumahnya rusak, makanannya akan ditanggung dapur umum dari dinas sosial," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada wartawan usai memimpin rapat koordinasi penanggulangan bencana Gunung Kelud di Gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Sabtu (22/2/2014).

"Mereka yang kembali ke rumahnya dan tidak rusak, tapi tidak ada pendapatan akan diberikan lauk pauk dan beras. Berasnya dari provinsi, sedangkan lauk-pauknya dari pemerintah kabupaten. Kalau pemerintah daerah seperti Kediri tidak mampu, bisa mengajukan ke provinsi," tuturnya.

Hingga hari ini, data kerusakan rumah di tiga kabupaten (Kediri, Malang dan Blitar) yang sudah masuk sebanyak 8.615 unit terdiri dari rumah rusak ringan sebanyak 2.227 unit, rumah rusak sedang sebanyak 2.093 unit dan rumah rusak berat sebanyak 4.295 unit.

Sedangkan jumlah pengungsi yang masih berada di tempat pengungsian sebanyak 8.026 terdiri dari pengungsi di Kediri sebanyak 7.109 jiwa, Kota Batu 44 orang, Kabupaten Malang sebanyak 621 jiwa dan Jombang sebanyak 252 jiwa.

Jaringan listrik PLN yang terdampak sebanyak 125.014 jaringan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 124.057 jaringan sudah diperbaiki di rumah terdampak.

"Sisanya masih ada 957 dan 57 diantaranya rusak berat," tambah Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf.

Bantuan jaminan hidup ini akan diterapkan selama 3 bulan. Sedangkan rehabilitasi rumah terdampak ditargetkan 2 minggu sejak Senin pekan depan (24/2/2014) sudah selesai semua.

"Kita konsentrasi rehabilitasi rumah. Serta sumur-sumur atau sarana air bersih. Untuk air bersih, sementara mendatangkan tangki air," tandasnya.

(bdh/bdh)
Berita Terkait