Pulang ke Rumah, Pengungsi Kelud Berebut Makanan di Dapur Umum

Pulang ke Rumah, Pengungsi Kelud Berebut Makanan di Dapur Umum

- detikNews
Jumat, 21 Feb 2014 15:12 WIB
Pulang ke Rumah, Pengungsi Kelud Berebut Makanan di Dapur Umum
Kediri - Ribuan pengungsi Desa/Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri yang sebelumnya berada di lokasi-lokasi pengungsian pulang ke rumah mereka. Mereka memilih meninggalkan pengunsian setelah status Gunung Kelud diturunkan menjadi Siaga.

Sebagian warga yang pulang langsung menuju rumah dan membersihkannya. Sebagian lagi menyerbu posko dan dapur umum. Akibatnya terjadi antrean dan rebutan di dapur umum yang ada di desa tersebut.

"Sudah 3.000 orang yang pulang, kami kewalahan," kata Andre Sulistiawan (35), tokoh pemuda setempat kepada detikcom di lokasi, Jumat (21/2/2014).

Andre mengatakan, warga Desa Puncu banyak yang mengungsi di Masjid Annur, Gedung Serba Guna Pare, Kawasan Simpang Lima Gumul, Balaidesa Pagu, Kepung dan lainnya. Kini perempuan dan anak-anak kembali ke kampung halaman mereka.

"Para relawan sekarang sedang turun ke bawah mencari peralatan masak. Bagaimanapun kami akan berusaha agar ribuan warga yang pulang ini nggak kelaparan. Kalau beras dan air cukup sampai besok. Tapi alat masaknya yang nggak cukup," jelasnya.

Awalnya dapur umum di desa ini hanya diperuntukan buat 300-500 warga yang masih bertahan. Posko dan dapur umum dibangun secar swadaya. Dengan datangnya ribuan warga, para relawan kewalahan karena banyak warga yang berebut nasi dan sayuran.

"Untuk menghindari keributan. Kami akan menyupali nasi ke rumah-rumah warga sehingga tak terjadi doble suplay," kata M Aziz Qoharuddin koordinator posko Surabaya Community di lokasi.

Hungga pukul 14.30 WIB, pihaknya ujar Aziz sudah membagikan 1.200 lebih nasi bungkus. Sementara ribuan warga lagi belum terlayani.

(bdh/bdh)
Berita Terkait