Informasi yang dihimpum, peningkatan aliran air dan lumpur terlihat di titik 25 dan di sekitar pond penampungan lumpur Desa Siring dan pond Desa Jatirejo.
Humas BPLS (Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo) Dwinanto mengatakan, saat ini semburan lumpur di kolam utama mengalami peningkatan. "Diketahui sejak tadi pagi pukul 09.00 wib," ujarnya.
Meski semburan lumpur mengalami peningkatan, namun jelas Dwinanto, tidak mempengaruhi pond-pond yang ada, dan juga tidak membahayakan jalan raya Porong lama maupun rel kereta api.
"Peningkatan semburan lumpur ini mengarah ke pond arah selatan dan tidak ada gas beracun. Suhunya mencapai 50 derajat," jelasnya.
Dwinanto menambahkan, BPLS akan selalu mamantau terus semburan tersebut dan mengaktifkan 4 kapal keruk yang ada di titik 25 untuk mengalirkan air dan lumpur ke Kali Porong.
"Dengan cara lumpur dicampur dengan air, setelah cair baru dipindahkan ke Kali porong, agar Kali Porong tidak mengalami sendimentasi," pungkasnya.
(bdh/bdh)











































