Saat sudah tak berdaya, pelaku langsung melakban mulut dan mata pasutri Yusmianto dan Syahwarani. Berikutnya, pelaku dengan leluasa menggasak barang berharga milik korban.
"Anggota baru saja melakukan olah TKP. Kami masih terus melakukan penyelidikan kasus pencurian dengan kekerasan ini," kata Kasatreskrim Polres Situbondo AKP H Sunarto, Rabu (19/2/2014).
Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, aksi perampokan rumah pengantin baru Yusmianto - Siti Syahwarani itu terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari tadi. Pelaku berjumlah 4 orang menggunakan topeng itu berhasil menerobos masuk ke dalam rumah setelah mencongkel daun jendela. Begitu masuk, kawanan rampok langsung menuju kamar tempat pengantin baru itu tidur.
"Kami berdua dibangunkan dan langsung dicekik. Begitu bangun leher kami diancam pakai celurit. Kami takut jadi ya diam saja," kata Yusmianto yang berprofesi karyawan koperasi simpan pinjam itu.
Agar tak berteriak, pelaku menyumpal mulut dan menutup mata pasutri itu dengan lakban. Saat sudah tak berdaya, pasutri itu dipaksa menunjukkan tempat menyimpan harta bendanya dalam lemari.
Dari lemari itu pelaku menggasak uang Rp 5,5 juta. Pelaku juga mengembat 3 buah HP dan merampas kalung emas 10 gram dari leher Syahwarani. Pelaku juga membawa lari 2 sepeda motor korban jenis Yamaha Vixion dan Yamaha Mio.
Pasutri Yusmianto dan Syahwarani baru berani berteriak setelah kawanan pelaku kabur ke arah barat.
"Anggota di lapangan masih terus berusaha melakukan pengejaran. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," pungkas AKP H Sunarto.
(bdh/bdh)











































