Penjahat jalanan itu adalah Abdul Komar (43), warga Jalan Simorejo V. Jenazah Komar kini masih terbujur kaku di Kamar Mayat RSU dr Soetomo dengan 2 peluru di dadanya.
"Aksi terakhirnya Rabu (13/2/2014) kemarin. Pelaku mencuri motor di kawasan Semampir," kata AKP Agung Pribadi dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Sabtu (15/2/2014).
Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu mengatakan, pelaku mencuri motor milik ABu Bakar Bahmid, warga Nyamplungan II. Pencurian dilakukan pukul 04.00 WIB.
Saat itu motor yang berada di dalam pagar rumah dicuri dengan merusak kunci pagar dan kunci kontak motor. Motor yang dicuri adalah Honda Vario warna merah hitam bernopol L 5216 PO.
"Oleh pelaku, plat nomor motor yang dicuri diganti dengan plat nopol L 6108 TA," lanjut Agung.
Polisi yang dilapori segera melakukan penyelidikan. Jumat malam, Komar terdeteksi berada di kawasan Rangkah hendak menuju arah Suramadu. Polisi curiga karena motor yang dikendarai Komar tak ada kuncinya.
Komar dikejar. Saat terpepet dan disuruh berhenti, Komar malah membelokkan motornya ke arah makam Rangkah. Dan saat diikuti, tiba-tiba Komar berbalik arah dan langsung menyerang polisi dengan celurit.
Tindakan Komar pun langsung dibalas dengan tembakan. Dua peluru dilesakkan mengenai dada Komar. Komar yang roboh segera dibawa ke rumah sakit. Namun dalam perjalanan, Komar tewas.
(iwd/iwd)










































