"Itu nggak benar," tutur Risma saat ditemui di DPRD Kota Surabaya, Senin (10/2/2014).
Risma sempat tidak masuk selama 6 hari. Disebut-sebut ia sakit. Tapi tidak dijelaskan jenis sakitnya.
"Aku memang harus istirahat," tambah alumni ITS ini.
Saat ditanya lagi soal isu pengunduran diri, Risma memilih tidak menghiraukan. "Sudah biar aja," pungkas Risma.
Isu mundurnya Risma dikait-kaitkan dengan masuknya Whisnu Sakti Buana sebagai wakil wali kota. Whisnu dilantik Gubernur Jatim Soekarwo akhir Januari 2014 lalu. Saat itu Risma tidak hadir. Beberapa minggu kemudian, baru kedua pucuk pimpinan Kota Surabaya itu bertemu.
(fat/try)











































