"Ada tujuh selongsong peluru kita temukan, masih kita dalami," jelas Kapolres Malang Kota AKBP Totok Suharyanto di lokasi kejadian, Kamis (6/2/2014) malam.
Totok mengungkapkan, olah TKP akan dilanjutkan esok hari dengan mendatangkan Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya.
Tujuh selongsong peluru diyakini dari senjata api yang dibawa salah satu pelaku. "Besok ada labfor, olah TKP kita lanjutkan lagi," ungkapnya.
Ia belum menyebut berapa total perhiasan emas yang digasak perampok. Karena hingga kini polisi tengah menghitung bersama Iwan (40), pemilik toko.
"Belum tahu jumlahnya, masih dihitung," sebut dia.
Dia menambahkan, para pelaku beraksi sangat cepat hanya selama 10 menit.
(bdh/bdh)











































