Puluhan Anak di Tenda Pengungsi Rawan Longsor Dihibur Wartawan

Puluhan Anak di Tenda Pengungsi Rawan Longsor Dihibur Wartawan

- detikNews
Kamis, 06 Feb 2014 10:10 WIB
Puluhan Anak di Tenda Pengungsi Rawan Longsor Dihibur Wartawan
Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Keberadaan anak-anak di tenda pengungsian korban rawan longsor di Situbondo mendapat perhatian khusus. Tak terkecuali dari kalangan awak media yang melakukan tugas peliputan bencana tersebut. Beberapa hari ini, sejumlah jurnalis menyempatkan diri mengajak sekitar 40 anak di tenda pengungsian SDN 1 Mojodungkul Kecamatan Suboh, untuk belajar sambil bermain.

"Kami ingin berbagai dengan mereka, setidaknya untuk memulihkan tekanan psikologis anak-anak akibat dampak bencana rawan longsor ini," ujar Samsul Choiri, reporter TV-One Situbondo, Kamis (6/2/2014).

Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, belajar sambil bermain untuk anak-anak di tenda pengungsian rawan longsor dikemas dengan outbound di sekitar lokasi pengungsian. Kegiatan anak-anak di pengungsian itu dipandu Zainal Aly Mustofa (Trans7) selaku instruktur dengan melibatkan dua relawan dari TRC BPBD Situbondo.

Suasana riang gembira muncul saat puluhan anak itu diajak bermain dalam permainan ilmiah yang bernuansa simulasi penyelamatan saat terjadi bencana. Permainan juga menggambarkan seputar migitasi bencana yang dikhususkan bagi anak-anak. Tak hanya itu, kalangan jurnalis juga menyediakan hadiah makanan ringan, bagi anak yang mampu menjawab teka-teki seputar istilah kebencanaan.

"Anak-anak senang ada pak wartawan di sini (tenda pengungsian). Kami sering diajak bermain, kadang juga ada hadiahnya," tandas Zain (6), seorang anak di tenda pengungsian.

Sebelumnya, sekitar 250 KK yang tinggal di 3 RT di perbukitan Desa Mojodungkul Kecamatan Suboh terpaksa dievakuasi ke tempat aman. Mereka diperintahkan turun gunung karena area perbukitan di pemukiman warga banyak terjadi keretakan tanah.

Tim Geologi dari ESDM Propinsi Jawa Timur sudah diturunkan untuk melakukan penelitian terhadap keretakan tanah tersebut. Untuk menampung para pengungsi, tim SAR pun mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum di SDN 1 Mojodungkul.


(fat/fat)
Berita Terkait