Dari pantauan detikcom sekitar pukul 17.00 WIB, banjir tersebut membuat kemacetan terutama dari arah Surabaya menuju Malang atau Pasuruan melewati tol dan dari arah sebaliknya dari Malang menuju Surabaya yang ingin melewati jalan tol.
Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki mengatakan pihaknya sudah menyiapkan petugas di beberapa titik untuk mengatur lalu lintas.
"Kita berupaya memudahkan pengguna jalan dengan cara melakukan rekayasa lalu lintas. Selain itu menempatkan anggotanya sampai genagan air ini surut," kata kapolres saat meninjau lokasi banjir di Porong, Selasa (4/2/2014).
Pihaknya pun akan bekerja sama dengan pihak Jasa Marga, dishub dan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) untuk mengurangi genangan air di exit tol.
"Jika upaya kerjasama dengan berbagai pihak gagal karena hujan terus menerus, maka jalan ini kita tutup sementara agar tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan," tambah Marjuki.
Untuk itu, kata dia, pengguna jalan diimbau bersabar saat melintas dan mengikuti arahan anggota lalu lintas serta melihat rambu-rambu agar tidak terjebak banjir.
Sementara BPLS telah mengaktifkan 10 pompa di sekitar rel dan exit tol. Meliputi, 6 pompa tetap dua pompa mobiling serta 2 pompa tetap di atas tanggul titik 10D, yang juga digunakan mengurangi air di jalan kereta api.
"Genangan air ini kami alirkan ke Kali ketapang Tanggulangin Sidoarjo, walaupun kondisi Kali Ketapang sendiri sudah meluber," jelas Humas BPLS Dwinanto.
(fat/fat)











































