"Kenapa pemprov bekerjasama dengan TNI, karena TNI memiliki tanah atau lahan seluas 1.100 hektar," ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo di sela acara pertemuan dengan Ketua Umum Kelompok Tani Nasional Andalan (KTNA) Nasional, Kepala Badan SDM Pertanian Kementerian Pertanian di Gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Selasa (4/2/2014).
Dengan lahan seluas sekitar 1.100 hektar, bisa digunakan sebagai tempat populasi atau pengembangan sapi. "Program yang telah ditandatangani adalah program satu juta sapi betina (IB)," katanya.
Gubernur Jatim yang biasa disapa Pakde Karwo menambahkan, satu juta sapi betina tersebut diharapkan 80 persen atau sekitar 800 ribu kelahiran sapi.
"Persediaan sapi di Jatim setiap tahunnya harus ada 755 sapi, itu wajib tidak boleh tidak," tandasnya.
Dalam pertemuan tersebut, juga membahas rencana pelaksanaan Pekan Nasional KTNA, yang menjadikan Jawa Timur sebagai tuan rumah. Pekan Nasional KTNA tersebut, rencananya akan digelar Stadion Kanjurahan Malang pada 7-12 Juni 2014, dan akan dibuka Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Ketua Umum KTNA Nasional Winarno Tohir juga meminta bantuan Gubernur Jatim, untuk mengjkondisikan atau mempersiapkan sarana transportasi dan prasarana lain guna menyambut kedatangan 35 ribu orang selama 2 minggu nonstop.
Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, demi keamanan para peserta selama pelaksanaan Pekan KTNA di Jatim.
(roi/fat)











































