"Wong aku ini satu rumah (dengan wawali). Kok aneh-aneh sih," ujar Risma usai meresmikan rumah bahasa di komplek Balai Pemuda Surabaya, Selasa (4/2/2014).
Apa Risma sengaja tidak ingin menemui wakilnya? "Aku tuh paling nggak betah duduk di kursi lama-lama. Coba tanya teman-teman kantor. Kalau nggak ada tamu, aku jarang sekali kerja di dalam ruangan," tutur Risma.
Risma memisalkan, supaya dirinya bisa cepat menyelesaikan urusan surat-menyurat dan tanda tangan, harus ada tiga staf yang duduk di hadapannya. "Soalnya aku nggak betah duduk lama-lama," kata Risma.
Lagipula, Risma mengaku ingin memberikan hasil kerja yang nyata untuk masyarakat.
"Karena masyarakat ingin hasil kerja di lapangan, bukan surat-surat. Iya kan?," pungkas Risma.
Whisnu dilantik oleh Gubernur Jatim Soekarwo, Jumat (24/1) lalu. Eks wakil ketua DPRD Surabaya ini sudah berkantor, tapi hingga saat ini belum bertemu dengan Risma. Panitia pemilihan sempat 'memprotes' keterpilihan Whisnu yang dianggap tidak prosedural.
(bdh/trw)










































