Dokter KBS: Kematian Komodo karena Gangguan Pencernaan

Dokter KBS: Kematian Komodo karena Gangguan Pencernaan

- detikNews
Sabtu, 01 Feb 2014 17:20 WIB
Dokter KBS: Kematian Komodo karena Gangguan Pencernaan
Komodo KBS mati dengan lidah terjulur/Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Bangkai komodo jantan koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih proses otopsi. Namun dugaan sementara, satwa berusia 7 tahun ini mati karena gangguan saluran pencernaan.

"Kematiannya karena gangguan saluran pencernaan," kata drh Liang Kaspe di KBS, Sabtu (1/2/2014).

Direktur operasional dan umum Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS menjelaskan ada beberapa tanda yang menyebutkan komodo mengalami gangguan saluran pencernaan. Salah satunya, usus berwarna kemerahan.

"Ususnya kemerahan, tidak seperti biasanya. Juga usus besar keluar dari kloaka. Hasilnya apa, tunggu laboratorium," tambah Liang.

Liang juga menjelaskan, satwa komodo ini sebelumnya tidak menunjukkan gejala sakit. Pemberian makanan oleh keeper juga terpantau lancar.

"Selama ini makannya teratur. Tapi tadi organ lambung dan saluran pencernaannya kosong," ujar Liang.

Kini beberapa organ-organ dalam tubuh komodo masih dilakukan pemeriksaan. Lambung, ginjal, hati, paru-paru dan usus akan diuji ispatologi dan toksikologi. Di KBS, satwa komodo biasanya diberi makan daging ayam, kambing, dan tikus putih.


(nrm/fat)
Berita Terkait