"Ini jalan provinsi, bukan kewenangan kami," kata Kepala Dinas Bina Marga Moch Anwar kepada detikcom di lokasi, Sabtu (1/2/2014).
Anwar mengungkapkan, pihaknya hanya mendata dampak kerusakan banjir bandang milik pemerintah daerah. Seperti dua jembatan di Desa Bendosari Kecamatan Pujon dan di Desa Mulyorejo Kecamatan Ngantang.
Dari pantauan detikcom, banjir hanya menyisakan sedikit bahu jalan. Kendaraan roda dua dapat melintas, meskipun bergantian. Namun, khusus kendaraan roda empat harus ekstra hati-hati jika nekat ingin melintas.
"Sementara buka tutup dulu. Karena tak mungkin jalur ini dibuka melihat kondisinya," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Bagyo Setyono terpisah.
Menurut dia, jika terpaksa membuka jalur. Sistem buka tutup akan diterapkan. Kondisi itu dilakukan bila evakuasi material lumpur di jalur Pujon-Ngantang selesai dilakukan.
"Ini masih diupayakan cepat selesai. Kondisi terparah di Ngeprih, satu alat berat sudah bekerja membersihkan lumpur yang menutup jalan," tegasnya.
(fat/fat)











































