"Masih dilakukan pencarian untuk operator eskavator," kata Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Kabupaten Malang Bagyo Setyono kepada detikcom di lokasi, Sabtu (1/2/2014).
Bagyo mengungkapkan, identitas operator diketahui bernama Ja'far (53), warga Surabaya. Korban merupakan operator alat berat yang dipekerjakan Warung Sederhana berlokasi di Dusun Tretes Desa Bendosari Kecamatan Pujon.
"Dia bekerja membuat pengaman warung. Banjir bandang menghanyutkan korban bersama eskavator," terang Bagyo.
Sementara seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa di Dusun Sukoanyar, Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
"Ditemukan dini hari kemarin, sekarang di Balai Pengobatan Ngantang," ungkap Bagyo.
Menurutnya belum diketahui identitas korban. Sampai kini pendataan masih dilakukan untuk menemukan warga yang kehilangan anggota keluarganya. "Belum tahu anak siapa ini, yang jelas korban banjir," tuturnya.
Bagyo menambahkan, jalur masih ditutup. Karena material longsor masih menutup badan jalan di jalur Pujon-Ngantang. Belum diketahui sampai kapan jalur Batu-Kediri ini kembali dibuka.
Tak hanya itu, amblasnya badan jalan di Dusun Tretes, Desa Bendosari ikut mengkhawatirkan jika dilintasi kendaraan roda empat. Dari pantauan detikcom, hampir seluruh badan jalan ambrol tergerus banjir bandang. "Masih ditutup," tegasnya.
(fat/fat)










































