"Banyak pesanan, kita sampai kewalahan," kata Sigit (30), salah seorang penjual kepiting di Dusun Satak Kelurahan Kalianyar Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/1/2014).
Sigit mengatakan, pesanan kepiting bakau mulai meningkat sejak dua bulan terakhir. Ia pun meminta bantuan para tetangga dan kerabat untuk mengemas kepiting yang akan dijual.
"Permintaan kepiting khususnya kepiting bakau meningkat. Saya ajak keluarga membantu," jelas Sigit.
Pria yang sudah menjalani profesi sebagai pengepul kepiting sejak belasan tahun ini menuturkan stoknya tak terganggu dengan cuaca buruk. Untuk mengatasi kendala cuaca, jauh-jauh hari ia sudah membeli kepiting ukuran kecil dari petani.
Kepiting tersebut kemudian dilepas di tambaknya agar ukurannya besar dan siap dijual menjelang perayaan Imlek.
"Untuk menyiasati cuaca buruk, saya beli dari para petani kepiting kemudian saya ternak di tambak. Jangka waktu 20 hari ukurannya sudah besar," jelasnya.
Sigit mengaku, meraup untung besar menjelang Imlek. Untuk kepiting jantan yang rata-rata ukurannya kecil dijual dengan harga Rp 150 ribu/kg. Sedangkan kepiting betina berukuran besar dijual dengan harga berkisar antara Rp 300 ribu/kg sampai Rp 400 ribu/kg.
"Jualnya ke restoran-restoran di Malang dan Surabaya," pungkas Sigit yang sedang menemani menyortir kepiting.
(fat/fat)











































