Perampok yang diketahui bernama Eko Prasetio (45), warga Desa Watu Kenongo, Kecamatan Pungging, Mojokerto ini mencoba merampok Su'udi (50), warga Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Mojokerto yang mengendarai mobil Fortuner warna silver dengan nopol N 1001 CL bersama anak dan istrinya.
Menurut Kapolsek Mojosari, Kompol Wachid Arifaini, kejadian itu bermula saat korban yang mengendarai mobil Fortuner setelah mengambil uang di sebuah ATM (Anjungan Tunai Mandiri) senilai Rp 4 juta, dibuntuti oleh tersangka sejak di Desa Ngrame, Kecamatan Mojosari, Mojokerto.
Tersangka yang seorang diri dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol, berusaha menghentikan mobil korban dengan me nodongkan sepucuk senjata air softgun.
"Karena korban ketakutan, korban tancap gas. Sampai di pertigaan pos lantas 903, korban mengerem mobilnya secara mendadak, sehingga sepeda motor tersangka menabrak bagian belakang mobil korban dan terjatuh," jelas Wachid kepada detikcom.
Mengetahui ada kecelakaan, anggota lantas yang berjaga di pos 903 bersama beberapa warga berusaha menolong tersangka. Namun, polisi menemukan sebuah sepucuk senjata milik tersangka. Akibatnya, tersangka menjadi bulan-bulanan warga sekitar yang geram.
"Saat ini tersangka masih dirawat di RSUD dr Soekandar, kondisinya mabuk belum bisa dimintai keterangan. Sedang korban masih dimintai keterangan di Mapolres," imbuh Wachid.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sepucuk senjata jenis air softgun, sepatu boot dan sepeda motor Honda Beat warna hijau-putih milik tersangka dengan nopol S 2289 NV.
(fat/fat)











































